Tingkat Keamanan Kabupaten Probolinggo: Masihkah Lembaga Kepolisian Berfungsi?
Keamanan adalah salah satu aspek fundamental yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Namun, kenyataan di Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa rasa aman di tengah masyarakat masih sangat sulit dicapai. Kabupaten yang terdiri dari wilayah pesisir pantai dan pegunungan ini kerap kali dihadapkan pada berbagai masalah keamanan, baik itu dalam bentuk ancaman kehilangan harta benda maupun gangguan dalam kegiatan sosial. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mendalam tentang efektivitas lembaga yang seharusnya bertanggung jawab dalam menjaga ketertiban dan keamanan di daerah ini.Pada Sabtu malam sekitar tengah malam, terjadi kericuhan di sebuah tempat yang baru saja selesai dibangun. Di waktu yang bersamaan, di lokasi lain yang tak jauh dari situ, diduga ada aksi balap liar yang akhirnya berhasil diamankan oleh petugas. Meski aparat kepolisian berhasil menangani beberapa peristiwa tersebut, kejadian-kejadian semacam ini hanyalah sebagian kecil dari banyaknya gangguan ketertiban yang terjadi di Kabupaten Probolinggo. Hal ini menunjukkan bahwa masalah keamanan di wilayah ini masih sangat rentan dan belum bisa dikendalikan dengan maksimal.
Banyak warga yang merasa cemas dan was-was atas keselamatan harta benda mereka, karena seringkali barang berharga yang dimiliki hilang begitu saja tanpa jejak. Keamanan yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, seolah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Tentu, ini memunculkan pertanyaan besar: Apakah lembaga penjaga keamanan di Kabupaten Probolinggo, yang dibentuk untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, masih menjalankan fungsinya dengan baik? Atau keberadaannya hanya sebatas formalitas semata?
Memang benar bahwa kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman. Namun, apa gunanya lembaga-lembaga tersebut jika masyarakat sudah harus mengambil langkah-langkah sendiri untuk mencegah dan mengatasi gangguan keamanan? Rakyat yang telah membayar pajak seharusnya mendapatkan rasa aman yang lebih nyata dari lembaga yang mereka biayai. Sayangnya, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.Keamanan tidak bisa hanya diandalkan pada upaya individual atau inisiatif masyarakat semata. Lembaga yang bertugas untuk menjaga ketertiban harus mampu menunjukkan kinerjanya dengan lebih optimal, memberikan rasa aman yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, dan menjawab pertanyaan: Apakah lembaga penjaga keamanan ini masih berfungsi dengan baik, atau sekadar menjadi formalitas yang tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat?
Sungguh, rakyat pantas merasa resah jika apa yang mereka bayar tidak sebanding dengan rasa aman yang mereka terima. Maka, sudah saatnya lembaga-lembaga terkait di Kabupaten Probolinggo melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Masyarakat berhak untuk merasa aman tanpa harus merasa was-was setiap saat.
----------------------------------------------------------------------------
Penulis : Imam Suyuti, S.T.
