Pada Sabtu siang, 31 Mei 2025, warga Desa Gading Wetan, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang baru lahir di tempat penampungan sampah (TPS) setempat. Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB dalam kondisi masih hidup, dengan ari-ari yang belum terlepas dan darah yang masih mengalir di sekitarnya.
Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil, menjelaskan bahwa penemuan bermula ketika seorang warga melintas dan melihat sosok bayi di dalam TPS. Warga tersebut segera melaporkan temuan ini kepada pemerintah desa dan Polsek Gading. Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi bayi tersebut dan membawanya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut keterangan warga, sekitar setengah jam sebelum penemuan bayi, terlihat sepasang muda-mudi yang mencurigakan di sekitar lokasi TPS. Mereka tampak memantau sekitar, dan si perempuan masuk ke area TPS sementara pasangannya menunggu di sepeda motor. Tak lama kemudian, mereka pergi dengan tergesa-gesa. Beberapa saat setelahnya, warga menemukan bayi tersebut.
Saat ini, bayi tersebut berada di bawah perawatan kepala desa setempat, sementara pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo untuk pengembangan penyelidikan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pembuangan bayi di Probolinggo. Sebelumnya, pada Juli 2022, seorang bayi ditemukan di tengah sawah di Desa Watu Wungkuk, Dringu, dan meninggal beberapa jam kemudian akibat kedinginan dan kelaparan. Pada Oktober 2020, bayi lain ditemukan di ladang jagung di Desa Sumur Mati, Sumberasih, dalam kondisi hidup dan sehat. Kasus-kasus ini mencerminkan perlunya perhatian serius terhadap isu kesehatan reproduksi, pendidikan seks, dan dukungan sosial bagi perempuan di daerah ini.
Semoga bayi yang baru ditemukan ini mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang layak, serta pelaku dapat segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
