Pemuda merupakan kekuatan utama dalam membentuk masa depan teknologi dan ekonomi. Dengan kreativitas, semangat inovasi, serta kemampuan beradaptasi yang tinggi, mereka memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan di berbagai sektor. Di era Revolusi Industri 4.0 dan menuju era digital yang semakin maju, pemuda memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran aktif dalam mengembangkan teknologi dan memperkuat perekonomian. Generasi muda memiliki akses lebih luas terhadap teknologi dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka tumbuh di tengah perkembangan pesat internet, kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan Internet of Things (IoT). Dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus berkembang, pemuda dapat menjadi pencipta teknologi baru yang mampu mengubah dunia.
Banyak inovasi besar dalam teknologi berasal dari pemuda yang berani berpikir di luar kebiasaan. Misalnya, Mark Zuckerberg mendirikan Facebook saat masih muda, begitu pula Larry Page dan Sergey Brin yang menciptakan Google saat masih di bangku kuliah. Di Indonesia, Nadiem Makarim mendirikan Gojek sebagai solusi digital dalam transportasi dan ekonomi berbasis teknologi. Pemuda yang terlibat dalam pengembangan startup dan perusahaan teknologi juga membantu menciptakan solusi bagi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi. Dengan pemanfaatan big data, kecerdasan buatan, dan teknologi finansial (fintech), mereka dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis, mempermudah transaksi keuangan, serta memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terhadap layanan digital.
Ekonomi digital telah menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi global. Pemuda memainkan peran besar dalam ekonomi digital, baik sebagai pelaku bisnis, pekerja, maupun konsumen yang aktif. E-commerce, fintech, dan ekonomi kreatif berbasis digital semakin berkembang pesat dengan anak muda sebagai penggerak utamanya. Banyak pemuda kini terjun ke dunia wirausaha digital dengan mendirikan bisnis online atau memanfaatkan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk menciptakan peluang usaha. Mereka menjadi content creator, influencer, atau digital marketer yang membantu memasarkan produk dan jasa secara lebih efektif.
Di sektor fintech, pemuda juga berkontribusi dalam menciptakan aplikasi keuangan yang mempermudah transaksi bagi masyarakat, seperti dompet digital dan pinjaman online. Dengan pemanfaatan teknologi blockchain dan cryptocurrency, pemuda juga membuka peluang baru dalam sistem keuangan yang lebih terdesentralisasi dan efisien. Pemuda memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan teknologi dan ekonomi. Dengan keterampilan, kreativitas, serta semangat inovasi, mereka dapat menjadi pemimpin dalam revolusi digital dan pertumbuhan ekonomi global. Namun, mereka juga perlu menghadapi berbagai tantangan dengan kesiapan yang matang, baik dalam aspek pendidikan, penguasaan teknologi, maupun keberanian dalam berinovasi. Dengan komitmen dan kerja keras, pemuda dapat membawa perubahan yang signifikan dalam menciptakan dunia yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan.
--------------------------------------------------------------
Penulis : Dwi Khuzaini
Picture Source : https://chub.fisipol.ugm.ac.id/2019/12/17/mengembangkan-kewirausahaan-sosial-beberapa-rekomendasi/